Sebagian besar penduduk Desa Kabat menggantungkan hidup dari sektor pertanian. Lahan-lahan sawah yang subur menghasilkan berbagai komoditas utama, seperti padi, jagung, dan sayuran. Desa Kabat juga terkenal dengan hasil buah-buahan tropis, seperti pisang dan mangga, yang memiliki kualitas unggul dan dipasarkan hingga ke luar daerah. Penggunaan metode pertanian ramah lingkungan mulai diterapkan oleh para petani untuk menjaga kesuburan tanah dan meningkatkan hasil panen.
Selain pertanian, peternakan juga menjadi salah satu sektor andalan desa. Warga memelihara sapi, kambing, dan unggas yang tidak hanya untuk konsumsi pribadi, tetapi juga menjadi sumber penghasilan tambahan melalui penjualan daging dan susu. Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah desa mulai mendorong pengembangan peternakan dengan sistem modern yang lebih efisien, termasuk pengadaan pelatihan bagi para peternak untuk meningkatkan hasil produksi.